Tahukah ibu bayi yang ada dalam kandungan juga harus kita ajak komunikasi, mungkin kita berpikir tidak ada gunanya karna sibayi belum dapat mendengar. Mulai tahap kehamilan trimester kedua sampai trimester ke-empat seorang ibu yang lagi mengandung sangat perlu mengajak bayi yang ada dikandungan untuk berbicara ataupun komunikasi, yang berguna untuk perkembangan saraf sensorik dan motoriknya. Salah satu cara dengan mengelus perut kita saja sudah salah satu cara komunikasi dengan bayi bahwa kita sayang dan sangat menanti kehadirannya.
| Source: melindacare.com |
Cara Berkomunikasi dengan Bayi o-3 Bulan.
Bayi yang baru lahir mungkin hanya tahu tidur dan menangis, tapi tahukah ibu ketika popoknya basah si bayi akan menangis dan terkadang tertidur pulas. Selama periode bayi o-3 bulan kita akan mendapatkan sibayi senyum tanpa sebab ataupun menangis, tetapi ketahuilah hal itu merupakan salah satu cara si bayi menunjukan suasana hatinya yang lg nyaman ataupun menangis karena kegerahan. Pada usia ini bayi mampu mengucapkan hoam, menguap, ahh ataupun sendawa. Bayi pada tahap ini juga sangat peka pada bunyi ataupun suara.
Cara Berkomunikasi dengan Bayi umur 3-6 Bulan
pada tahap ini bayi sudah mengerti akan tingkat emosi kita,semisal nada kita kuat atau tinngi mungkin sibayi akan lebih cenderung diam ataupun menangis,oleh sebab itu kita harus juga mengetahui pola dari pada emosi bayi kita,dengan cara menatap mata y dan senyum saat mengoleskan minyak telon ataupun menyayikan lagu saat kita memijit tubuh y,bayi akana mengerti cara komunikasi kita.kita juga perlu mendengar celotehan sibayi meskipun kadang kita tak mengerti,tp dengan kita jawab ia sayang ataupun menjawab dgn celotehan y ,
Tips merangsang bayi untuk berbicara
- Seorang ibu haruslah mengajak anak berbicara meskipun si bayi belu ada respon.disini ketrampilan seorang ibu harus ditunjukkan semisal melakukan apapun dengan sibayi.misal y ganti popok
- Suasana yang tenang juga dapat membantu semisal dengan mematikan suara tv,radio dll
0 comments:
Post a Comment